Rezeki Bertambah Setelah Menikah dan Bersedekah

Pada bagian ini aku akan menceritakan cerita mengenai Rezeki yang Bertambah setelah menikah dan bersedekah. Jadi ceritanya tadi malam saya jumpa dengan pria yang bercerita tentang hidupnya.

Jadi pada tahun 1999 konflik di aceh meletus (saat itu ia berumur 25 tahun), Dia dihadapkan kepada dua pilihan antara naik ke gunung  untuk bergabung dengan GAM atau pergi ke jakarta untuk menggapai impian dan mendapatkan pekerjaan yang layak.


akhirnya ia memutuskan untuk pergi ke ibukota (mengingat kondisi ekonomi nya yang sangat tidak jelas, ditambah memuncaknya konflik di tanah serambi mekah), disana ia bertemu dengan seorang pria (kawan dekatnya dulu) asal aceh dan ditawarkan untuk menikahi adiknya sembari dijelaskan bahwa ia harus yakin akan janji Allah.

Pada awalnya ia agak takut karena ia merasa hal ini agak terburu-buru, namun pada akhirnya ia membulatkan tekat untuk menikahi wanita tersebut. Sesuai dengan tradisi aceh yang maharnya lumayan tinggi, Lelaki tersebut terpaksa menjual rumah yang ia dapat dari harta orang tua yang diturunkan kepadanya.

Hari pernikahan pun tiba, hari demi hari ia jalani, saat itu pendapatannya masih belum jelas. Selang beberapa hari, ia ditawari oleh seorang General Manager untuk bekerja dibawah nya sebut saja namanya pak GM. Pak GM menanyakan padanya mengenai asal pria tersebut ia berkata “Saya dari Aceh pak”, pandangan pak GM pun berubah sembari kembali melempar pertanyaan “Kamu kombatan ya?”, dengan lantang pria itu menjawab “Iya Pak saya orang GAM”.

Ternyata pak GM adalah se-seorang yang sangat tertarik dengan apa yang terjadi di Aceh, tanpa basa-basi ia langsung menawarkan posisi yang tinggi  dengan gaji yang besar (yang umumnya sulit di dapatkan untuk pegawai baru yang berasal dari daerah konflik) untuk pria tersebut. Kehidupannya pun berubah semakin lebih baik. Ia kini mendapatkan harta yang banyak yang semakin bertambah sejak ia menikah dan semakin bertambah lagi sejak ia Bersedekah kepada orang yang membutuhkan.

Begitu aja dulu yak…. entar kalo mimin lagi mood, bakal dilanjutin lagi ceritanya.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *